Home » Training » Cara yang Benar Mengajak Jalan-Jalan Anjing Anda

Cara yang Benar Mengajak Jalan-Jalan Anjing Anda

Anjing merupakan hewan peliharaan yang membutuhkan olahraga dan rangsangan mental sehari-hari. Salah satu cara terbaik memenuhi kebutuhannya adalah dengan rutin mengajaknya berjalan-jalan keluar rumah. Namun, ada tata cara dan etika tertentu yang harus diperhatikan agar kegiatan ini menjadi aman dan menyenangkan bagi anjing maupun lingkungan sekitar.

Artikel ini akan membahas berbagai hal penting terkait bagaimana cara bijak dan bertanggung jawab dalam menemani anjing peliharaan Anda untuk sekedar jalan-jalan. Mulai dari manfaatnya, perlengkapan wajib yang harus dibawa, hingga beragam masalah yang mungkin muncul beserta tips mengatasinya.

Informasi berikut diharapkan bisa jadi panduan berharga bagi Anda agar pengalaman jalan santai bersama si kesayangan lebih menyenangkan dan sekaligus mempererat tali kasih di antara kalian. Sudah penasaran dengan isinya? Ayo, kita simak lebih lanjut!

1. Mengapa perlu Mengajak Anjing Anda Jalan-Jalan?

Ada beberapa alasan penting mengapa Anda perlu rutin mengajak anjing jalan-jalan:

Memenuhi kebutuhan olahraga

Anjing membutuhkan exercise yang cukup setiap harinya untuk menjaga kesehatan fisik dan mentalnya. Berjalan kaki adalah aktivitas fisik paling mudah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ini. Tanpa cukup bergerak, anjing Anda berisiko obesitas, stres, depresi bahkan penyakit jantung.

Stimulasi mental & rasa bosan

Menjelajahi area baru saat jalan-jalan dapat merangsang otak dan indera anjing. Ini membantu mengurangi rasa bosan akibat berada di rumah terus. Anjing yang bosan rentan mengalami masalah perilaku seperti menggigiti perabotan.

Buang air kecil & besar

Jalan-jalan juga penting agar anjing bisa buang air dengan lancar. Menahannya terlalu lama dapat berisiko infeksi saluran kemih atau konstipasi. Pastikan beri kesempatan buang air saat jalan-jalan.

Meningkatkan ikatan bersama pemilik

Aktivitas di luar ruangan seperti jalan-jalan dapat memperkuat ikatan anjing dengan pemiliknya. Ini penting demi kesejahteraan emosional dan rasa percaya anjing pada pemilik.

2. Apa Dampak Apabila Tidak Mengajak Anjing Anda Jalan-Jalan?

Mudah stres dan depresi

Anjing yang kurang stimuli mental dan fisik rentan mengalami tekanan psikologis seperti depresi atau kecemasan. Mereka pun lebih mudah frustrasi hingga memunculkan perilaku negatif.

Berat badan berlebih

Tanpa aktivitas fisik yang memadai, anjing mudah kelebihan berat badan akibat kalori berlebih dari makan. Kegemukan selain tidak sehat juga bikin malas bergerak.

Resiko penyakit meningkat

Anjing yang jarang bergerak berisiko diabetes, gangguan pernapasan, penyakit jantung, hingga kanker. Daya tahan tubuh juga lebih lemah sehingga rentan sakit.

Perilaku buruk muncul

Stres dan frustasi sering memicu anjing mengembangkan kebiasaan buruk seperti menggigit perabotan, menggonggong berlebihan, buang air sembarangan dan lainnya.

Kurang percaya diri

Tanpa terbiasa situasi baru di luar rumah, anjing akan cemas dan takut bila dibawa keluar nantinya. Rasa percaya dirinya juga berkurang.

3. Apa Definisi Jalan-Jalan yang Berkualitas dengan Anjing Anda?

Jalan-jalan berkualitas dengan anjing berarti:

Mampu memenuhi kebutuhan exercise harian anjing

Pastikan jalan-jalan cukup memenuhi kebutuhan olahraga anjing sesuai ukuran dan umurnya. Misal anjing dewasa butuh 45-60 menit jalan tiap hari. Kurang dari itu belum memadai.

Menjaga agar anjing tetap tenang dan terkendali

Saat jalan-jalan, anjing tidak boleh terlalu hyperaktif hingga susah dikendalikan. Ia juga tidak boleh terlihat bosan atau depresi. Pastikan ia dalam kondisi rileks dan bahagia.

Tidak terlalu cepat atau lambat

Kecepatan jalan-jalan harus pas agar anjing tidak kelelahan tapi juga tidak jenuh. Krucut besi pun tidak boleh menyeret langkah si anjing.

Memberi waktu untuk buang air kecil/besar

Beri kesempatan si anjing untuk pipis atau pup setiap 15-30 menit. Bersihkan kotorannya agar tak mengotori lingkungan. Jangan terburu-buru.

Menjaga kebersihan lingkungan

Pastikan membawa kantong plastik dan scooper untuk membersihkan kotoran anjing agar lingkungan tetap bersih selama dan setelah jalan-jalan.

Interaksi positif dengan anjing lain dan manusia

Biasakan anjing bersosialisasi sopan, jangan memaksanya berinteraksi jika enggan. Beri reward saat bersikap ramah pada anjing atau manusia lain.

Pulang dalam kondisi bugar dan bahagia

Anjing harusnya pulang dalam mood ceria, bukannya kelelahan berat dan terseret dengan lesu. Pantau kondisinya dan jangan memaksakan jalan terlalu jauh.

Intinya, jalan-jalan berkualitas adalah yang menyenangkan bagi anjing dan pemiliknya, serta menjaga kesehatan dan kebahagiaan anjing. Pastikan jalan-jalan Anda memenuhi kriteria di atas.

4. Kapan Waktu Terbaik Mengajak Jalan Anjing Anda?

Menentukan waktu yang tepat untuk mengajak anjing jalan-jalan membutuhkan beberapa pertimbangan penting. Terutama bila Anda memiliki anak anjing, tentunya ada tahapan tertentu kapan ia sudah bisa diajak keluar rumah.

Kapan Bisa Mulai Mengajak Anak Anjing Jalan-Jalan?

Usia minimal anak anjing yang biasanya sudah aman untuk diajak jalan-jalan adalah 3 bulan. Ini dengan catatan, vaksin dan boosternya sudah lengkap sehingga kekebalan tubuhnya terjaga. Jangan lupa juga memastikan anak anjing Anda sudah steril/kebiri agar perilakunya lebih terkontrol nantinya.

Pada usia ini, ajak anak anjing berjalan kaki hanya sekitar 10-15 menit per hari. Bertambahnya usia, Anda bisa menambah durasi jalan-jalan secara bertahap. Usia 6 bulan biasanya sudah kuat berjalan agak jauh selama 30-45 menit. Tetap awasi kondisinya ya!

Perlu Mengajak Jalan-Jalan Saat Hujan Deras?

Sebisa mungkin hindari mengajak anjing Anda jalan-jalan ketika hujan lebat dengan air yang menggenang. Ini bisa membahayakan kesehatannya jika terkena hipotermia. Namun jika hanya gerimis ringan, masih aman-aman saja untuk tetap jalan sebentar.

Pastikan segera mengeringkan bulu anjing dengan handuk/hair dryer begitu sampai rumah agar suhu tubuhnya kembali normal. Berikan juga makanan hangat seperti sup untuk menghangatkan tubuh dari dalam.

Waktu & Tempat Terbaik Ajak Jalan-Jalan

Waktu paling bagus mengajak anjing jalan-jalan adalah pagi hari sekitar pukul 07.00-09.00 sebelum udara panas atau sore hari pukul 16.00-18.00 setelah terik matahari berkurang. Suhu saat itu lebih bersahabat.

Sedangkan tempat idealnya adalah taman khusus anjing, lapangan luas nan lengang, atau jalur pejalan kaki ramah hewan. Hindari tempat padat yang membuat anjing mudah cemas. Pantau juga suhu serta kondisi jalan agar kaki anjing tidak mudah terluka.

Baca Juga: Cara Menebalkan Bulu Anjing

5. Frekuensi, Durasi dan Jarak

Frekuensi dan durasi jalan-jalan harus disesuaikan dengan ukuran, umur, dan kesehatan anjing. Berikut adalah panduan umum yang dianjurkan:

Berapa kali sehari mengajak anjing jalan-jalan?

  • Anak anjing: 3-4 kali sehari
  • Dewasa kecil: 2-3 kali sehari
  • Dewasa sedang & besar: 1-2 kali sehari

Berapa lama dan berapa jauh setiap kali jalan-jalan?

Ukuran AnjingDurasiJarak
Kecil30-45 menit1-3 km
Sedang45-60 menit3-5 km
Besar60+ menit5+ km

Kurangi durasi/jarak untuk anjing tua atau sakit. Tambah untuk anjing hiperaktif.

Jadi, patokan umum adalah 30-60 menit jalan-jalan per hari dengan jarak 1-5 km tergantung ukuran dan kondisi anjing. Jangan memaksakan berjalan terlalu jauh dari kemampuan anjing.

6. Etika Umum yang Perlu Diperhatikan

Membawa anjing jalan-jalan tentu membutuhkan tanggung jawab ekstra agar tidak mengganggu atau membahayakan orang lain. Berikut beberapa etiket penting yang wajib Anda perhatikan.

Selalu Bawa Alat Pembersih Kotoran

Hal paling mendasar adalah selalu membawa scoop/sekop kecil serta kantong plastik saat jalan-jalan. Pastikan Anda segera memungut dan membuang kotoran yang ditinggalkan anjing ke tempat sampah terdekat.

Jangan biarkan kotoran anjing mengotori trotoar atau fasilitas umum karena sangat tidak higienis dan mengganggu ketertiban. Membersihkannya hanya butuh 1 menit namun berdampak besar bagi kenyamanan bersama.

Jaga Agar Anjing Tidak Mengganggu Orang Lain

Ketika berpapasan dengan pejalan kaki lainnya, pastikan anjing Anda tetap tenang dan terkendali di sisi Anda. Jangan biarkan ia berlari menghampiri atau mengencir orang lain tanpa ijin. Hal ini bisa menyebabkan ketakutan atau resiko gigitan.

Anda juga wajib mengendalikan volume gonggongan anjing agar tidak mengganggu tetangga di lingkungan sekitar. Latih ia untuk tidak menggonggong berlebihan dengan konsisten memberi pengalih perhatian saat mulai menggonggong.

Pilih Area Jalan-Jalan Ramah Anjing

Hindari membawa anjing ke tempat yang jelas-jelas tidak ramah anjing seperti restoran, mall, atau tempat ibadah kecuali ada izin khusus. Selalu pastikan Anda berjalan di tempat yang memang diperbolehkan agar tidak menimbulkan masalah dengan pengunjung lain.

Dengan menerapkan etiquette baik saat membawa anjing jalan-jalan, suasana menjadi lebih nyaman dan aman untuk semua pihak. Jadilah pemilik anjing teladan dengan selalu memperhatikan tanggung jawab sosial Anda ya.

7. Perlengkapan yang Perlu Disiapkan

Sebelum mengajak anjing jalan-jalan, pastikan Anda menyiapkan perlengkapan penting berikut agar kegiatan berjalan tetap aman dan menyenangkan:

Sabuk dan Tali Pengaman Berkualitas

Pilih sabuk atau harness dan tali pengaman yang kuat serta pas dengan ukuran leher dan dada anjing. Bahan yang nyaman dipakai juga penting agar tidak mengganggu pernapasan atau mengiritasi kulit anjing. Pastikan tidak longgar hingga terlepas atau terlalu ketat hingga tercekik.

Sediakan juga pengikat yang elastis untuk situasi tertentu seperti menunggu pemilik di depan toko. Namun hindari mengikat terlalu lama karena bisa membuat anjing gelisah.

Kalung dan Label Identitas

Pasangkan kalung khusus anjing dengan label bertuliskan nama anjing, nama pemilik, dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Ini sangat penting jika suatu saat anjing Anda tersesat agar bisa segera ditemukan dan dihubungi kembali.

Kalung juga harus pas ukuran leher, kuat, tahan air, serta tidak mudah lepas/putus. Gunakan model yang tidak gampang melorot masuk ke mulut anjing karena risiko tercekik.

Air Minum dan Mangkok Portabel

Anjing butuh minum saat kehausan agar terhindar dehidrasi. Karena itu, selalu bawalah sebotol air minum dan mangkok lipat untuk anjing Anda. Isi ulang ketika perlu agar senantiasa tersedia saat dibutuhkan.

Kantong Plastik dan Scooper

Alat ini mutlak dibutuhkan agar Anda bisa dengan cepat memungut kotoran atau urine yang ditinggalkan anjing selama jalan-jalan. Jangan biarkan lingkungan menjadi kotor dan tidak sedap dipandang atau dicium karena ulah anjing Anda.

Baca Juga: Apa Itu Tear Stain/Noda Air Mata Pada Anjing?

8. Latihan yang Diperlukan

Sebelum mengajak anjing Anda jalan-jalan di tempat umum, pastikan ia sudah menguasai beberapa keahlian dasar berikut:

Berjalan Dengan Tali Tanpa Menarik Kuat

Biasakan sang anjing untuk tidak menarik tali pengaman sekuat tenaga saat berjalan. Latih dengan memperlambat dan mengubah arah saat ia mulai menarik agar fokus kembali ke pemilik. Beri reward ketika berjalan santai tanpa menarik tali.

Hal ini penting agar Anda tetap bisa mengontrol anjing tanpa terseok dan tertarik ke mana pun ia inginkan. Juga mengurangi resiko cidera akibat menarik tiba-tiba dengan sekuat tenaga.

Mengenali Perintah Dasar

Pastikan anjing Anda sudah mengerti perintah dasar seperti “duduk”, “stay/diam”, “jalan”, “ke sini” dan semacamnya. Hal ini mempermudah Anda mengarahkan perilaku anjing selama di tempat umum nantinya. Berkali-kali latih dengan sabar di rumah sampai konsisten merespon perintah.

Merespon dengan Cepat Ketika Dipanggil

Latihan penting lainnya adalah selalu bereaksi dengan cepat saat pemilik memanggil namanya. Entah dari kejauhan atau saat sedang asik main sendiri. Hal ini berguna jika suatu saat ia lepas dan Anda harus memanggilnya kembali dari jarak jauh. Beri pujian atau imbalan ketika langsung datang saat dipanggil.

9. Masalah dan Solusinya

Ada beberapa tantangan umum yang dialami saat pertama kali mengajak anjing jalan-jalan serta bagaimana mengatasinya, yaitu:

Mudah Terdistraksi dan Menarik Tali

Anjing yang antusias dan hiperaktif cenderung kehilangan fokus atau penasaran sesuatu sehingga menarik tali seenaknya. Atasi dengan lebih sering memberi instruksi untuk kembali fokus serta hadiahi ketika menurut. Juga batasi/hentikan dulu jalan-jalan jika sudah tidak terkendali.

Agresif atau Takut pada Hal Baru

Situasi, manusia, atau anjing baru bisa memicu rasa takut hingga perilaku agresif seperti menyalak atau menggeram. Solusinya ya perlahan biasakan dengan hal serupa tanpa memaksanya langsung interaksi. Beri reward saat bereaksi tenang agar merasa aman.

Pipis dan Pup Sembarangan

Pastikan Anda memberi waktu bagi si anjing untuk buang air kecil atau besar, beberapa kali selama jalan-jalan. Sabar menunggu dan segera bersihkan kotorannya tanpa marah pada si anjing agar ia tak sungkan lagi untuk pipis/pup saat diajak jalan-jalan berikutnya.

Sumber: kompas.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *