Home » Kesehatan » Mengapa Anjing Tidak Boleh Dikandangkan Selama 24 Jam?

Mengapa Anjing Tidak Boleh Dikandangkan Selama 24 Jam?

Anjing merupakan hewan peliharaan yang sangat populer di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Sayangnya, masih banyak pemilik anjing yang kurang memahami cara memelihara anjing dengan benar sehingga berdampak buruk pada kesejahteraan anjing yaitu anjing dikandangkan 24 jam. Padahal, tindakan ini sangat tidak disarankan oleh para ahli dan pecinta hewan hans.harahetta.

Mengapa sebenarnya anjing tidak boleh dikandangkan dalam jangka waktu 24 jam? Apa saja bahaya dan risikonya jika anjing dibiarkan terkurung lama di dalam kandang? Mari kita bahas lebih lanjut melalui artikel ini.

1. Kesehatan Fisik dan Mental Anjing Dikandang Bisa Terganggu

Jika Anda mengandangkan anjing terus menerus dalam jangka waktu lama, hal ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mentalnya. Anjing membutuhkan aktivitas fisik dan rangsangan mental yang cukup. Jika anjing terus berada di dalam kandang tanpa stimulasi yang memadai, otot-otot anjing bisa melemah, tulang menjadi rapuh, dan depresi juga bisa muncul.

2. Meningkatkan Risiko Inkontinensia dan Iritasi Kulit Anjing

Saat Anda mengandangkan anjing dalam waktu lama, anjing tidak bisa buang air besar atau kecil dengan benar. Akibatnya, anjing akan mengotori kandang dan tubuhnya sendiri. Feses dan urin yang menempel lama di tubuh anjing bisa mengakibatkan iritasi dan infeksi kulit. Bahkan risiko inkontinensia atau kehilangan kemampuan anjing menahan buang air besar dan kecil bisa terjadi.

3. Memicu Perilaku Agresif Anjing karena Frustrasi

Saat Anda membuat anjing merasa sangat frustasi dan stres karena terus dikandangkan, anjing cenderung menunjukkan perilaku agresif. Hal ini bisa anjing tujukan pada pemilik atau hewan peliharaan lain jika dikeluarkan dari kandang setelah dikurung lama. Perilaku agresif seperti menggonggong berlebihan, mengejar ekornya sendiri, menggigit, dan menubruk untuk meluapkan rasa frustasi kerap anjing lakukan.

4. Mengurangi Interaksi dan Ikatan Sosial

Anjing Anjing adalah hewan sosial yang membutuhkan interaksi dengan manusia maupun hewan lain. Jika Anda mengisolasi anjing dalam kandang dalam jangka panjang, ikatan emosional anjing dengan pemilik dan hewan peliharaan lain bisa memudar.

5. Anjing Dikandangkan dapat Meningkatkan Risiko Anjing Kabur dan Tersesat

Saat Anda mengandangkan anjing sendirian terlalu lama, kemungkinan anjing merasa sangat tertekan dan ingin kabur sangat tinggi begitu ada kesempatan. Apalagi jika anjing tidak terbiasa di luar dan tidak mengenali lingkungan sekitar dengan baik, risiko anjing tersesat juga sangat besar.

Baca Juga: Manfaat & Resiko Anjing Makan Nasi

6. Menunjukkan Pemilik yang Tidak Bertanggung Jawab

Bagi sebagian orang, mereka hanya memelihara anjing karena tren belaka tanpa ada keseriusan merawatnya dengan baik. Mereka tidak keberatan membiarkan anjing dikandangkan dalam waktu panjang asal kebutuhan makan-minum anjing terpenuhi.

7. Mengabaikan Kebutuhan Dasar dan Hak Anjing

Memelihara hewan peliharaan seperti anjing berarti Anda harus mampu memenuhi kebutuhan dasar dan haknya, yaitu makanan bergizi, air bersih, tempat berteduh yang bersih dan aman, olahraga dan stimulasi mental yang cukup, serta perawatan kesehatan rutin.

8. Membuat Pemilik Anjing Dilihat Buruk oleh Masyarakat

Di tengah maraknya kasus penelantaran dan penyiksaan anjing, perilaku memelihara anjing hanya untuk dikandangkan terus tanpa perhatian yang layak hanya akan memperburuk citra pemilik anjing dimata masyarakat.

9. Mengurangi Peluang Adopsi Anjing Liar

Maraknya kasus pemilik tidak bertanggung jawab yang memelihara anjing seenaknya saja tanpa memenuhi kebutuhannya kerap membuat orang enggan mengadopsi anjing dan memelihara anjing. Akibatnya anjing liar yang membutuhkan rumah, makanan, dan kasih sayang semakin banyak tanpa ada harapan untuk diadopsi.

10. Meningkatkan Risiko Cedera dan Penyakit pada Anjing Dikandangkan

Terlalu sering mengurung dan mengisolasi anjing dalam kandang dapat menyebabkan stres kronis. Kondisi ini sangat mengganggu sistem kekebalan tubuh anjing dikandang, meningkatkan produksi hormon stres yang berlebihan, juga berdampak buruk pada organ-organ tubuh.

Akibatnya anjing dikandang rentan terhadap infeksi, serangan virus dan bakteri, serta berbagai jenis penyakit. Potensi munculnya penyakit jantung, liver, ginjal, kanker, dan masalah organ dalam sangat tinggi pada anjing yang mengalami stres kronis. Luka serta cidera akibat menggigiti diri sendiri juga kerap muncul.

Itulah 10 alasan kuat mengapa sangat tidak dianjurkan membiarkan anjing dikandang terus menerus dalam jangka waktu 24 jam atau lebih. Jika Anda pemilik anjing yang bertanggung jawab, berikanlah waktu berkualitas di luar kandang yang memadai setiap hari untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikis anjing. Dengan begitu dia bisa tumbuh sehat dan berkembang optimal menjadi teman sekaligus anggota keluarga yang menyenangkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *