Pettoto

Situs Jual Anjing Ras Terlengkap!

Situs Jual Anjing Ras Terlengkap!

Life is better with best friend. Find yours here!


Panduan Lengkap Vaksin Anjing Dan Biayanya

 330   |     Sabtu, 15 Januari 2022   |     Admin

Panduan Lengkap Vaksin Anjing Dan Harganya

Sumber: www.shutterstock.com

Tidak hanya manusia, anjing kesayangan juga membutuhkan vaksin. Sebagai contoh, kita semua tentunya sudah familiar dengan vaksin rabies.

Pemiliki hewan berbulu seperti anjing khususnya pasti sudah sering mendengar juga memberikan vaksin jenis ini pada anabul kesayangannya. Vaksin tentunya diberikan untuk melindungi hewan kesayangan dari ancaman penyakit fatal berbahaya.

Meski selama ini kita hanya mengetahui vaksin rabies saja pada hewan, nyatanya ada berbagai jenis vaksin lain tergantung pada jenis penyakit atau virus yang mengancam. Sama halnya dengan kasus pandemi covid-19, vaksin akan terus berkembang dengan berbagai varian atau jenis tergantung dosis dan virus yang muncul.

Selama ini mungkin Anda pernah bertanya-tanya apakah vaksin benar-benar aman dan memang dibutuhkan untuk hewan peliharaan? Apakah tidak apa-apa jika hewan peliharaan tidak diberikan vaksin sama sekali?

Artikel ini akan membahas lebih lanjut terkait vaksinasi pada anjing, kapan harus dilakukan, seberapa sering, apa saja jenisnya, dan bagaimana dampaknya kepada hewan peliharaan Anda.

 

Mengapa Vaksin Anjing Penting?

Vaksin pada anjing berfungsi untuk membantu meningkatkan sistem imun dari berbagai organisme seperti virus dan bakteri penyebab penyakit berbahaya. Vaksin yang diberikan mengandung antigen yang mirip dengan organisme yang menyebabkan penyakit aslinya, namun telah dilemahkan dan tidak akan menyebabkan anjing Anda sakit parah.

Contoh, ketika anjing mendapat vaksin rabies, sebenarnya anjing disuntik dengan antigen virus tersebut yang dilemahkan. Setelah itu, sistem imunitas tubuh atau antibodi pada anjing akan bereaksi dan mengenali antigen tersebut sebagai ancaman.

Sistem antibodi hewan kesayangan akan menyerang antigen tersebut dan mengingatnya dimasa mendatang. Sehingga jika suatu saat anjing Anda tergigit anjing yang terkena rabies, sistem imunnya sudah mengenali virus tersebut dan menanganinya lebih cepat.

Oleh karena itu vaksin pada hewan kesayangan sangatlah bagus untuk upaya pencegahan, perlindungan, dan peningkatan kualitas hidup sang anjing.

Pemilik anjing sangat perlu memahami bahwa hewan kesayangan sangat membutuhkan vaksin bahkan sejak mereka masih kecil. Sama halnya dengan manusia, saat kecil kita sudah diimunisasi dengan berbagai jenis vaksin yang ada.

Begitu pula anabul kesayangan yang kita pelihara. Mereka perlu penanganan sejak dini agar mereka bisa hidup dengan baik dan nyaman tanpa takut terjangkit penyakit berbahaya dan mematikan seperti rabies dsb. Kenapa? Karena kalau sampai anabul kesayangan sakit, tentu kita juga yang terkena imbasnya.

Tidak hanya sedih bahkan bisa sampai mengancam nyawa. Terbukti dari banyaknya kasus kematian akibat rabies yang sudah terjadi di masyarakat.

Anda tidak perlu khawatir jika anjing kesayangan belum pernah divaksin apapun, segera kunjungi dokter hewan dan periksa kesehatan anabul kesayangan. Tindakan pemeriksaan ini sangat penting untuk mengetahui apakah anjing tersebut sehat dan terbebas dari penyakit maupun virus mematikan.

Setelah itu Anda bisa mengambil langkah selanjutnya sesuai saran dokter. Kesehatan hewan sangat penting dan utama sebelum melakukan vaksin.

Anjing yang sehat, bugar dan tidak stress akan membuat vaksin bekerja secara maksimal, dimana antibodi bekerja dengan baik bahkan tanpa efek samping apapun. Sedangkan, jika anjing kesayangan sedang kurang sehat, stress, atau bahkan sakit, maka sistem imun pun lemah dan kurang bisa maksimal dalam mengatasi vaksin yang diberikan.

Kondisi terburuk yang dapat dibayangkan adalah anjing tersebut akan sakit karena antibodi kalah terhadap antigen yang diberikan. Anda tidak perlu khawatir, dokter pasti akan memeriksa kesehatan dan bertanya beberapa hal kepada Anda sebelum memberikan vaksin.

Oleh karena itu ada baiknya apabila Anda tahu ciri-ciri anjing yang boleh divaksin seperti berikut ini:

  • Berbadan sehat, segar, bugar dan sedang tidak stress
  • Memiliki selera makan yang baik
  • Tidak ada demam
  • Cukup umur untuk menerima vaksin
  • Tidak ada batuk, pilek, bersin
  • Tidak ada muntah ataupun diare
  • Tidak ada masalah kulit
  • Tidak sedang cacingan

Hindari memberikan vaksin kepada anjing yang sedang sakit ataupun stress, karena hal tersebut hanya akan membahayakan kesehatan mereka. Bahkan setelah dilakukan vaksinasi, kesehatan dan mood anjing harus dijaga agar tidak down.

Jika mood anjing Anda down sampai stress maka akan beresiko besar terjangkit virus, bakteri, atau penyakit apapun dari antigen yang tujuan awalnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh si anjing. Anak anjing kesayangan yang berumur kurang dari 14 minggu tidak boleh divaksin karena pada masa tersebut tubuh mereka secara alami mendapat antibodi atau imunitas tambahan dari menyusui.

 

Vaksin Wajib Pada Anjing

Vaksin untuk anjing berbeda-beda, ada yang untuk semasa anak-anak dan dewasa. Vaksinasi untuk masa anak-anak ataupun sudah dewasa sangatlah penting karena dianggap vital berdasarkan berbagai resiko yang dapat menyerang mereka.

Termasuk resiko penyakit yang dapat menular ke anjing lain bahkan ke manusia.

Berikut ini beberapa jenis vaksin yang vital atau utama bagi anjing kesayangan Anda:

Vaksin wajib canine sangat direkomendasikan bagi anjing dewasa terlepas dari riwayat vaksinasinya. Banyak sekali penyakit yang memiliki tingkat kekebalan dan penyebaran yang tinggi dan secara umum vaksin memiliki manfaat yang sangat baik untuk melindungi anak bulu kesayangan dari penyakit tersebut.

Vaksin-vaksin canine yang tergolong wajib adalah Canine Parvovirus, Canine Distemper, Canine Adenovirus dan rabies. Selain itu ada vaksin lepotospirosis yang sekarang juga banyak direkomendasikan oleh dokter karena potensi penyebaran penyakit yang semakin besar, berbahaya, dan vaksin tersebut juga sudah dikategorikan aman dan efektif.

Vaksin Canine Parvo virus, Canine Distemper dan Adeno virus

Khusus untuk anak anjing, vaksin-vaksin tersebut direkomendasikan setiap 3-4 minggu dari umur 6-8 minggu dan booster terakhir diberikan tidak lebih dari umur 16 minggu. Sedangkan untuk anjing yang berumur lebih dari 16 minggu akan diberikan dua dosis dari vaksin tersebut.

Setelah pemberian booster pada 6 bulan sampai satu tahun, vaksinasi ulang direkomendasikan setiap 3 tahun sekali menggunakan vaksin yang sudah teruji dan memang untuk penggunaaan vaksin ulang tiap 3 tahun sekali.

Kembali lagi, penggunaan vaksin-vaksin tersebut tergantung pada keadaan anjing Anda. Oleh karena itu selalu konsultasi ke dokter untuk penjelasan lebih lanjut akan vaksin terbaik yang sebaiknya diberikan.

Vaksin Rabies

Sedangkan untuk vaksin rabies direkomendasikan untuk diberikan satu kali saja pada umur 12 minggu atau 3 bulan. Tergantung pada kesehatan anjing Anda dan dosis vaksin tersebut. Anjing dewasa yang tidak diketahui riwayat vaksinasinya sebaiknya diberikan satu kali dosis vaksin rabies untuk berjaga-jaga.

Karena lebih baik divaksin daripada tidak sama sekali untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan. Setelah booster setiap setahun sekali dibutuhkan untuk anjing tersebut, vaksin rabies juga sebaiknya dilakukan setiap 3 tahun sekali menggunakan vaksin yang sudah teruji administrasinya/sudah legal.

Vaksin Canine Leptospira

Berbagai bakteri leptospira dapat menyebabkan penyakit leptospirosis pada anjing. Saat ini vaksin yang ada belum mengandung semua jenis bakteri leptospira yang ada, karena banyaknya jenis bakteri tersebut.

Walaupun jenis bakteri ini juga tidak terlalu banyak ditemukan namun sebaiknya anjing tetap diberikan vaksin canine leptospira untuk berjaga-jaga. Apalagi bagi anjing yang hidup dan sering berinteraksi dengan hewan lain seperti hewan ternak bahkan hewan liar.

Setelah pemberian vaksin, anjing harus diberikan booster sekitar 2-4 minggu kemudian dan vaksin hanya boleh diberikan pada anjing dengan umur lebih dari 12 minggu. Secara umum vaksinasi ini memiliki beresiko tinggi memberikan dampak yang signifikan terhadap anjing Anda.

Dengan kata lain efek yang timbul akan lebih terlihat daripada jenis vaksin lainnya. Anjing yang diketahui memiliki reaksi yang tinggi terhadap vaksin ini sebaiknya tidak diberikan lagi karena berbahaya akan gagal dan menyerang anjing tersebut.

Sedangkan anjing yang sudah terjangkit penyakit leptospirosis sendiri akan menunjukkan gejala seperti flu, demam, mual, kehilangan nafsu makan, serta timbul ruam. Penyakit satu ini beresiko tinggi menular kepada manusia melalui lapisan lendir yang dapat masuk melalui hidung, mulut, kulit yang terluka, maupun mata.

Segera bawa anjing kesayangan Anda kedokter jika menunjukkan gejala tersebut dan bersihkan rumah Anda secara menyeluruh. Karena bakteri tersebut dapat mengontaminasi berbagai area khususnya air.

 

Vaksin Tambahan

Vaksin canine yang tidak wajib atau tambahan dapat dipertimbangkan untuk diberikan berdasarkan tingkat resiko paparan penyakit pada hewan kesayangan dilihat dari lingkungan tempat tinggal dan gaya hidupnya. Beberapa vaksin yang termasuk dalam vaksin tambahan atau tidak wajib adalah vaksin canine parainfluenza, canine influenza, bordetella bronchiseptica, dan borrelia burgdorferi.

Vaksinasi-vaksinasi tersebut biasanya kurang efektif dalam melindungi atau meningkatkan imunitas tubuh si hewan kesayangan dibandingkan vaksin wajib yang telah dijelaskan sebelumnya. Walaupun begitu, vaksin-vaksin ini dapat dipertimbangkan untuk diberikan dibawah beberapa faktor pertimbangan dan juga tentunya berdasarkan saran dokter.

Vaksin Canine Parainfluenza dan Bordetella Bronchiseptica

Kedua vaksin ini melindungi anabul kesayangan Anda dari penyakit kennel cough atau batuk kennel yang merupakan infeksi pada saluran pernapasan. Umunya anjing yang telah terjangkit penyakit ini akan mengalami batuk kering, muntah, maupun tersedak.

Jika jangka waktu batuk pada anjing Anda berlanjut sampai 10-12 hari maka sebaiknya segera periksakan kedokter. Karena batuk dalam jangka waktu lebih dari 5 hari sudah termasuk parah dan menjadi indikasi utama penyakit kennel cough atau batuk kennel ini.

Vaksin bordetella bronchiseptica direkomendasikan untuk diberikan pada anjing yang akan bepergian, dibawa keluar negeri, atau harus dimasukkan dalam kandang dalam jangka waktu yang lama dan paling tidak diberikan dalam jangka waktu 6 bulan. Beberapa imunisasi vaksin ini dibutuhkan setiap 6 bulan sekali dengan booster tambahan, namun hal ini dapat berbeda-beda tergantung saran dokter.

Vaksin Canine Virus Influenza

Anjing yang terkena virus influenza akan menunjukkan beberapa gejala seperti batuk, hidung mampet, dan demam ringan. Beberapa anjing bisa menunjukkan gejala yang lebih parah karena dibarengi dengan penyakit pneumonia hemoragik.

Pemberian vaksin sendiri tergantung pada kondisi anjing. Kemungkinan besar, anjing yang memiliki kontak dengan anjing atau hewan yang menderita penyakit ini harus diberikan dosis vaksin. Sedangkan anjing yang tidak memiliki kontak secara langsung, tidak harus diberikan vaksin.

Konsultasi kepada dokter diperlukan untuk mengetahui apakah anjing kesayangan Anda harus diberikan vaksin ini atau tidak.

 

Berbagai Jenis Vaksin Lainnya

Ada banyak sekali jenis vaksin yang tersedia untuk anjing. Berbagai jenis vaksin tersebut memiliki fungsi melawan penyakit berbeda-beda dan dapat meningkatkan imunitas tubuh anjing dengan tingkat kesuksesan yang berbeda-beda pula.

Sebagai contoh akhir-akhir ini mulai muncul vaksin covid-19 untuk anabul. Vaksin ini sudah banyak diberlakukan di luar negeri. Walaupun begitu, urgensinya tidak setinggi vaksin-vaksin utama atau wajib yang sebaiknya diberikan.

Oleh karena itu utamakan untuk memberikan vaksin wajib kepada anjing sebelum vaksin lainnya. Selalu konsultasikan dan periksakan anjing kesayangan ke dokter secara berkala untuk mengetahui kebutuhan si anabul.

Anjing yang terawat sebaik mungkin, diberi banyak vitamin, maupun tinggal dilingkungan yang bersih pun tetap memiliki resiko terkena berbagai penyakit. Oleh sebab itu jangan malas memeriksakan anabul ke dokter.

Menyayangi dan merawat anjing sama halnya dengan menyayangi diri sendiri. Berbagai jenis vaksin diatas tidak dikategorikan wajib atau vital, namun vaksin-vaksin tersebut sangat penting untuk anjing-anjing yang memiliki kemungkinan resiko besar terkena infeksi/penyakit.

Khususnya bagi anjing yang tinggal dalam kelompok besar atau tinggal dipenampungan. Mereka memiliki resiko terjangkit penyakit lebih besar daripada anjing rumahan yang biasanya hanya sendiri atau paling banyak bertiga.

Oleh karena itu, jika Anda memiliki penangkaran anjing atau memiliki anjing dalam jumlah banyak, berikanlah anjing-anjing kesayangan Anda vaksin lengkap mulai dari yang wajib sampai yang tambahan demi keamanan dan kesehatan anjing kesayangan di masa mendaatang.

Tidak hanya untuk kesehatan dan kebaikan anjing namun juga demi diri Anda sendiri. Karena tidak kecil kemungkinan penularan penyakit dari hewan ke manusia apalagi dengan tingkat paparan dan penyakit yang sudah kronis.

Sedangkan untuk pemilik anjing dalam jumlah kecil, Anda bisa hanya memberikan vaksin wajib kepada anjing kesayangan. Vaksin rabies adalah salah satu contoh vaksin paling utama karena banyaknya kasus dimasa lalu bahkan sampai sekarang kematian manusia karena infeksi virus ini.

Segera periksakan anak bulu kesayangan Anda ke dokter hewan untuk inspeksi lebih lanjut secara berkala untuk hasil yang lebih baik. Jika anjing Anda sudah dewasa dan belum divaksin, segera buat janji ke dokter dan vaksin anjing dengan segera.

Dokter akan memberikan berbagai saran vaksin lain yang dapat diberikan sesuai kebutuhan anjing Anda. Semua vaksin tidak harus diberikan, semuanya tergantung pada keadaan anjing Anda.

Tentunya juga berdasarkan resiko paparan penyakit yang ada. Karena tentunya untuk vaksinasi sendiri membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Tanyakan saran kepada dokter tentang cara merawat anjing yang baik dan benar agar terhindar dari berbagai penyakit, virus, dan bakteri berbahaya untuk mencegah hal buruk terjadi.

 

Efek Samping Vaksin Pada Anjing

Vaksinasi pada anjing memiliki efek samping yang tentunya jauh lebih kecil dibandingkan keuntungan yang didapat. Anda mungkin khawatir anjing akan sakit setelah divaksin, namun semua gejala yang timbul memang wajar dan sebagai bentuk mekanisme imunitas tubuh yang sedang bereaksi terhadap vaksin/antigen yang diberikan.

Anda dapat mencatat dan mengawasi perilaku anjing secara detail untuk berjaga-jaga dan dilaporkan pada dokter di kunjungan kontrol berikutnya.

Berikut ini adalah beberapa gejala atau efek samping yang dapat terjadi pada anjing setelah vaksinasi:

  • Demam
  • Lemah, letih, lesu
  • Hilang nafsu makan
  • Terjadi pembengkakan pada wajah atau kaki
  • Gatal-gatal
  • Muntah atau diare
  • Nyeri atau bengkak disekitar tempat yang disuntik vaksin
  • Pingsan, sesak nafas, dan kejang-kejang

Sama halnya dengan vaksin untuk manusia, vaksin pada anjing juga akan menimbulkan beberapa efek samping. Ada juga anjing yang tidak mengalami efek samping apapun karena sistem imunnya yang sudah sangat baik.

Jangan cemas jika anjing menunjukkan efek samping diatas. Konsultasikan pada dokter jika gejala yang ditimbulkan sudah parah dan diluar kendali Anda. Jaga kondisi kesehatan anjing Anda dengan memberikan makanan sehat, mainan, dan buat anjing merasa senang, jangan sampai stress.

Karena stress sangat berpengaruh terhadap imunitas anjing setelah vaksin. Semua proses vaksinasi yang tidak mudah dan bisa jadi penuh perjuangan bagi sang anjing akan sangat berguna dimasa mendatang. Jadi, jangan ragu-ragu untuk memvaksin anabul kesayangan Anda segera.

 

Kapan Anjing Harus Divaksin?

Vaksin pada anjing diberikan sejak umur 6-8 minggu. Dikarenakan kesehatan setiap anak anjing berbeda-beda, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter hewan untuk mengetahui kapan sebaiknya anak anjing Anda divaksin.

Faktor-faktor yang harus diperhatikan sebelum memberi vaksin kepada anjing Anda:

  • Umur
  • Riwayat penyakit
  • Lingkungan
  • Kebiasaan bermain/bepergian
  • Gaya hidup

Faktor-faktor di atas perlu dicatat dan diinformasikan ketika berkonsultasi dengan dokter hewan.

 

Biaya Vaksin Anjing

Berikut adalah kisaran biaya vaksin anjing. Namun perlu diperhatikan biaya ini bisa berbeda-beda di setiap lokasi.

  • Vaksin DP untuk Distemper dan Parvovirus: Rp 200,000.00
  • Vaksin PiBr untuk Parainfluenza dan Bordetella: Rp 150,000.00
  • Vaksin DHLPI untuk Distemper, Hepatitis, Leptospirosis, Parvovirus, dan Rabies 2: Rp 225,000.00
  • Vaksin DHLPII + R untuk Distemper, Hepatitis, Leptospirosis, Parvovirus, dan Rabies: Rp 250,000.00
  • Vaksin Rabies: Rp 100,000.00

 

Kesimpulan

Vaksin untuk anjing sangatlah penting dimulai saat mereka masih bayi atau muda. Resiko penyakit dari bakteri dan virus yang dapat menyerang anabul kesayangan Anda kapan saja hanya bisa dihindari dan dicegah dengan pemberian vaksin diluar mengatur pola hidup yang sehat.

Vaksinasi dan konsultasi ke dokter tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit namun kesehatan dan kesejahteraan hidup anjing Anda tentunya lebih penting. Sudah menjadi tanggungjawab pemilik hewan peliharaan untuk merawat dan menjaga kesehatan anabulnya termasuk tanggungjawab untuk memberikan vaksinasi.

Tidak perlu khawatir akan efek samping yang terjadi, anjing Anda akan menjadi lebih kuat dan sehat setelah menjalani proses vaksinasi. Sama halnya kita yang telah menerima vaksinasi covid-19. masih ada kemungkinan kita terjangkit virus tersebut namun imunitas tubuh menjadi lebih kuat dan dapat mengalahkan si virus.

Utamakan untuk memberikan vaksin wajib yang vital kepada anjing sebelum vaksin tambahan lain yang kurang perlu. Selalu pastikan memberi vaksin yang legal dan teruji dari dokter. Karena vaksin abal-abal hanya akan meningkatkan resiko berbagai penyakit berbahaya bagi anjing kesayangan Anda.

Artikel ini hanya referensi, Anda harus berkonsultasi dengan dokter hewan sebelum melakukan tindakan.

Sumber : https://www.4pawsanimal.com/services/dogs/dog-vaccinations










 Artikel Anjing Terbaru

Cara Merawat Dan Harga Anjing Poodle

Cara Merawat Dan Harga Anjing Poodle

 Admin   |     463   |     Minggu, 13 Februari 2022

Kali ini kita akan belajar mengenai anjing Poodle dengan baik agar Anda dapat merawatnya dengan baik serta kisaran harganya supaya tidak salah beli.


Cara Merawat Dan Harga Anjing Pomeranian

Cara Merawat Dan Harga Anjing Pomeranian

 Admin   |     338   |     Sabtu, 29 Januari 2022

Yuk kita mengenal lebih jauh anjing Pomeranian, standar ukuran, fisik, bagaimana cara merawatnya dan kisaran harganya agar tidak tertipu.


Cara Merawat Dan Harga Anjing Dachshund

Cara Merawat Dan Harga Anjing Dachshund

 Admin   |     503   |     Minggu, 9 Januari 2022

Yuk kenali dulu dengan baik anjing Dachshund sebelum Anda membelinya agar dapat merawatnya dengan baik serta tahu kisaran harganya agar tidak tertipu


Anjing Herder Working Lines Dan Show Lines

Anjing Herder Working Lines Dan Show Lines

 Admin   |     565   |     Minggu, 26 Desember 2021

Anjing herder pastinya tidak asing bagi kita. Namun tahukah Anda perbedaan herder working lines dan show lines serta harganya?


Yuk Pahami Cara Grooming Anjing Dengan Benar!

Yuk Pahami Cara Grooming Anjing Dengan Benar!

 Admin   |     318   |     Jumat, 3 Desember 2021

Sebelum grooming anjing Anda, simak dulu hal-hal yang harus Anda pahami termasuk kisaran harga agar tidak salah jalan.





Anjing Dijual Terbaru